^kasih sayang …

Standar

^Amela ... judul tulisan diatas memang … ^kasih sayang … tetapi tidak ada hubungannya dengan hari … Valentine atau hari Kasih Sayang … yang setiap tanggal 14 Februari diperingati diseluruh dunia. Tetapi ini adalah kenangan saya pada waktu menjadi panitia resepsi pernikahan teman sekantor.

Sebagai anggota seksi acara … terpaksalah saya mengikuti acara demi acara. Dan sangat terkesan pada acara ‘kata sambutan keluarga yang disampaikan oleh seorang bapak yang keren.😛

~Amela ... gaya bicara orang itu bagaikan seorang orator … dan masih terngiang dalam ingatan saya adalah kata penutupnya … begini bunyinya ~Mel …😛

Akhir kata, kami harapkan kepada bapak dan ibu, khususnya keluarga besan kami, berkenan kiranya mengikuti acara yang berbahagia ini sampai paripurna.

Dan inilah pantun untuk hadirin semua :
Masa berkasih dilapak tebu,
Keladi ditanam tumbuh kemumu,
Terimakasih bapak dan ibu,
Budi baik terkenang selalu …

“Spesial untuk pengantin baru :
Setitik kasih membawa sayang,
Secubit mesra menumbuhkan cinta,
Secangkir janji membuat percaya,
Secuil dusta membuat luka,
Tetapi …
Sekeping ukhuwah selamanya bermakna …
Selamat membentuk rumah tangga sakinah, mawaddah dan waarahma. Amin!”

“Hadirin yang berbahagia,
Sadarkah kita bahwa Siti Hawa sebagai isteri Nabi Adam,
Sangatlah di cintai dan disayangi oleh Sang Suami,
Sampai disuruh makan buah khuldi pun mau,
Lantaran makan buah terlarang itu hak keabadian dalam syurga dicabut’
Hukuman dari Tuhan pasti dan mereka harus turun dari surga …

Siti Hawa …
Diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam …
Karena tulang rusuk dekat dengan jantung dan hati,
Menjadikan sepasang insan manusia selalu tak terpisahkan,
Selalu penuh cinta dan kasih sayang,

Coba kalau diciptakan dari tulang kaki,
Mungkin para isteri berani menendang para suami,
Kalaulah diciptakan dari tulang kepala,
Mungkin juga bisa-bisa mereka akan keras/besar kepala … 😀

~Amela ... sesudah menyampaikan pesan itu langsung kata sambutan di akhirinya …
Wallahualam bissawab … Subhanallah …

^0o0^

Jakarta, 14 Februari 2012

~Tiada hari tanpa kasih sayang

^0o0^

Cerita di atas hanya sekedar fiksi belaka, ditulis dalam rangka meramaikan Kontes Flashfiction Ambrosia yang diselenggarakan Dunia Pagi dan Lulabi Penghitam Langit.

^0o0^

12 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s