^pe-er yang indah…

Standar

Minggu malam (18-12-2011) ... hari pertama ustadz kami kembali ber- aktifitas dalam pengajian tetap setiap minggu malam bagda magrib,ย  setelah beliau cuti karena harus (berangkat ke tanah suci) melaksanakan tugasnya sebagai pembimbing jamaah haji yang menjadi tanggungjawabnya dalam ibadah haji tahun ini.

Yup gan kita ikuti pengajian malam perdana itu๐Ÿ˜›

“Setiap orang ... tentu menginginkan dirinya masuk syurga … demikian sang ustadz mengawali kajiannya malam itu … Akan tetapi sayang sekali, apa yang dilakukannya tidak mencerminkan bahwa dirinya layak menjadi calon ahli syurga. Lalu bagaimana cara agar antara keinginan dan kelayakan itu bisa menyatu, sehingga kita benar-benar menjadi seorang yang (insya Allah) layak untuk menjadi penghuni syurga.

Dalam hal ini ... demikian ujar sang ustadz … ada satu kata kunci yang harus menjadi semboyan hidup kita. Kata kuncinya yaitu *Saya ini adalah hamba Allah calon ahli syurga*. Dengan berpegang pada kata kunci itu, apa pun yang kita lakukan pasti selalu hal yang baik-baik.

Disaat kita ingin … melakukan hal yang buruk, maka kita akan terikat dengan posisi kita sebagai hamba Allah yang tidak mungkin melakukan hal keburukan, sehingga kitapun insya Allah akan mebatalkan berbuat buruk. Misalnya,ย  ingin berkata dan berhati buruk, merugikan orang lain,ย  korupsi, dan lain-lain.

Sebaliknya ... ketika diri kita akan melakukan kebaikan ย  … lanjut sang ustadz … maka kita akan terpacu untuk melakukannya dengan sebaik mungkin. Sebab sebagai hamba Allah calon penghuni syurga yang indah dan megah, maka tidak mungkin kita bekerja asal-asalan, pekerjaan kitaย  haruslah bagus. Sebagai calon ahli syurga tidak mungkin kita memberi kok sedikit, tidak mungkin menuntut ilmu sekenanya.

Praktis dalam hal apapun ... ustadz menekankan isi pengajiannya … kita dipacu untuk berbuat yang terbaik sebagaimana layaknya seorang calon ahli syurga. Dan sesungguhnyalah syurga itu Allah SWT, berikan pada hamba-hambanya yang taat dan berhati bersih serta mau melakukan hal terbaik sesuai dengan kemampuannya. baik dia orang kaya atau pun orang miskin. Semua memiliki kesempatan yang sama.

Persoalannya sekarang! … Layakkah kita masuk ke syurga? ... demikian sang ustadz menutup pengajiannya malam itu dengan memberikan kami para jama’ah … pe-er yang indahSubhanallah …

^0o0^

Jakarta, 21 Desember 2011

pics dari rumah om gugel

^0o0^

About ^omman

~manusia biasa : ^kuas-kuas melukis jejak kakiku sehari-hari diatas kanvas kehidupan^ ... dan sangat mendambakan kehidupan yang baik diakhir khayatnya ( khusnul khotimah). InsyaAllah ...

27 responses »

  1. Baca posting ini, saya jadi introspeksi, Omman…sudah layakkah saya menjadi penghuni surga-Nya?
    Mari kita berusaha, mari kita berdoa…karena hanya itu yang kita bisa…thanks pencerahannya ya!๐Ÿ˜€

  2. kalau mengatakan layak atau tidak pastilah menjadi pertanyaan yang semakin menghantarkan diri pada kerendahan hati… bahwa yang memasukkan kedalam surga hanyalah karena ridho Nya ….๐Ÿ™‚

    • yupp … copy paste …๐Ÿ˜›
      Dan sesungguhnyalah syurga itu Allah SWT, berikan pada hamba-hambanya yang taat dan berhati bersih serta mau melakukan hal terbaik sesuai dengan kemampuannya. baik dia orang kaya atau pun orang miskin. Semua memiliki kesempatan yang sama…

  3. Semua perbuatan kita berawal dari pikiran. Jika setiap orang memasukan dirinya ke dalam barisan ahli surga, apa yang dia pikirkan akan selalu diusahakan yg baik-baik saja. Jika kita sudah berpikir baik, jarang akan berbuat keburukan. Asyik. Maksudnya ustadznya asyik๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s